GEJALA

Gejala Disleksia

Disleksia dapat menimbulkan gejala yang bervariasi, tergantung kepada usia dan tingkat keparahan yang dialami penderita. Gejala dapat muncul pada usia 1-2 tahun, atau setelah dewasa.

Pada anak balita, gejala dapat sulit dikenali. Namun setelah anak mencapai usia sekolah, gejala akan makin terlihat, terutama ketika anak belajar membaca. Gejala yang muncul meliputi :

1.      Perkembangan bicara yang lebih lamban dibandingkan anak-anak seusianya.

2.      Kesulitan memproses dan memahami apa yang didengar.

3.      Kesulitan menemukan kata yang tepat untuk menjawab suatu pertanyaan.

4.      Kesulitan mengucapkan kata yang tidak umum.

5.      Kesulitan mempelajari bahasa asing.

6.      Kesulitan dalam mengingat sesuatu.

7.      Kesulitan dalam mengeja, membaca, menulis, dan berhitung.

8.      Lamban dalam menyelesaikan tugas membaca atau menulis.

9.      Lamban dalam mempelajari nama dan bunyi abjad.

10.   Menghindari aktivitas membaca dan menulis.

11.   Kesulitan mengingat huruf, angka, dan warna.

12.   Kesulitan memahami tata bahasa dan memberi imbuhan pada kata.

13.   Sering salah dalam mengucapkan nama atau kata.

14.   Sering menulis terbalik, misalnya menulis ‘pit’ saat diminta menulis ‘tip.’

15.   Sulit dalam membedakan huruf tertentu saat menulis, misalnya ‘d’ dengan ‘b’ atau ‘m’ dengan ‘w.’

Jika perkembangan kemampuan membaca dan menulis anak terlihat lambat, segera konsultasikan dengan dokter. Apabila disleksia dibiarkan tidak tertangani, kesulitan anak dalam membaca akan berlangsung hingga dewasa.